Payung

Kadang hujan, kadang panas cuaca tak menentu

Mengelak kebasahan terasa sentiasa mahu memakai sepatu

 

Rintik-rintik hujan menyapa tanpa diundang terkena kuku

Lekas ku buka payung yang kemas berehat di celah ketiak dan siku

 

Spring bawah ditekan segera mengembangkan rangka badan

Dedahkan kanopi fabrik taffeta sehijau daun pandan

 

Pemandangan langit ke bawah menjadi tersurat

Gigih payung melindungi tuannya seakan menjaga maruah aurat

 

Sepintas menjeling kagum riba-riba besi yang terjungkai dari tulang tangkai

Stabil menyambung bingkai hemisfera payung ikhlas menghargai sang pemakai

 

Kilat sabung-menyabung harapkan tuah dapat hentam di hujung pangkal temin

Pemegang plastik payung itu ku genggam se-erat doa semoga syurga terjamin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: