Kerja

Jam menjerit membingitkan telinga

Terkejut jengkel mulut masih leka ternganga

Hadap jam dinding “ewahhh! semangat waktu mencabar!”

Selesai mandi, lekas digapai tuala yang semalaman terisidai sabar

 

Kereta mengaum membangkitkan semangat

Angin pagi yang dingin perlahan cair di bawah sinaran pagi hangat

Kedengaran dekat jeritan kurang lazat burung gagak

Yang mungkin bersama-sama warga emas rajin menyaksikan matahari menegak

 

KTM menyusur di landasan mengundang rasa sepi

Di hati terdampar kemas kesunyian di tepi

Di dalam tren masing-masing mengelak bertemukan bola-bola mata

Seolah-olah kewujudan diri putus sementara dicita

 

Bertaburan manusia termuntah dari mulut pintu

Melangkah perlahan ke pejabat dijerat kewajipan yang satu

Lihat di luar tingkap mengharapkan kemunculan sinar senja

Doa setulus kain putih agar lenyaplah segala konfrontasi kerja

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: